RISE with SAP vs GROW with SAP: Perbandingan Mendalam untuk CEO & CIO

GROW with SAP

Selamat datang di lanskap bisnis tahun 2026. Mari kita sepakati satu hal: di tahun ini, ketangkasan (agility) bukan lagi sekadar jargon manis di presentasi manajemen. Ia adalah “mata uang” utama untuk bertahan hidup. Bagi Anda yang duduk di kursi pengambil keputusan, memilih fondasi teknologi saat ini bukan sekadar aktivitas belanja perangkat lunak (software), melainkan memilih jalur evolusi perusahaan untuk satu dekade ke depan.

Namun, saya tahu persis apa yang sering membuat kening Anda berkerut saat masuk ke ekosistem SAP. Ada dua nama besar yang sering muncul dan membingungkan: RISE with SAP dan GROW with SAP.

Memahami Filosofi Dasar: Transformasi vs. Percepatan

Sebelum masuk ke fitur teknis, penting untuk memahami “jiwa” dari kedua penawaran ini.

GROW with SAP: The Speedboat

Diluncurkan untuk menjawab kebutuhan perusahaan mid-market atau anak perusahaan dari korporasi besar yang membutuhkan kecepatan.

Filosofinya adalah “adopsi standar”. GROW dirancang untuk perusahaan yang siap meninggalkan proses lama yang rumit demi mengadopsi Best Practices industri yang sudah teruji. Ini adalah solusi greenfield murni—mulai dari nol, bersih, dan cepat.

RISE with SAP: The Cruise Ship Refurbishment

RISE adalah layanan Business Transformation as a Service (BTaaS) yang ditargetkan untuk perusahaan besar dengan warisan (legacy) sistem yang kompleks.

Jika perusahaan Anda memiliki proses bisnis unik yang menjadi “resep rahasia” kesuksesan selama puluhan tahun dan tidak bisa digantikan oleh standar umum, RISE adalah jawabannya. Ia memfasilitasi perpindahan ke cloud dengan kecepatan Anda sendiri, tanpa harus membuang seluruh investasi sistem masa lalu.

Perbandingan Head-to-Head: Tabel Panduan C-Level

Untuk memudahkan pemindaian cepat, berikut adalah perbandingan parameter kunci antara keduanya:

Parameter

GROW with SAP

RISE with SAP

Target Audiens Scale-ups & Mid-market Large Enterprise & Korporasi Kompleks
Inti Sistem (Core) SAP S/4HANA Cloud, Public Edition SAP S/4HANA Cloud, Private Edition
Model Implementasi Greenfield (Implementasi baru) Brownfield (Migrasi) atau Selective Data Transition
Fleksibilitas Terstandarisasi (Clean Core ketat) Sangat Fleksibel (Bisa kustomisasi dalam)
Infrastruktur Dikelola penuh oleh SAP (SaaS Murni) Bisa memilih Hyperscaler (AWS, Azure, GCP)
Kecepatan Go-Live Sangat Cepat (Mingguan/Bulanan) Moderat hingga Panjang (Bulanan/Tahunan)

Bedah Fitur: Apa yang Ada di Balik Kap?

1. SAP S/4HANA Cloud: Public vs. Private

Perbedaan paling mendasar terletak pada edisi ERP-nya.

  • GROW menggunakan Public Edition. Bayangkan ini seperti tinggal di apartemen mewah; fasilitas lengkap, keamanan terjamin, tapi Anda tidak boleh merobohkan tembok sesuka hati. Anda berbagi infrastruktur multi-tenant yang selalu up-to-date otomatis oleh SAP.
  • RISE memberikan akses ke Private Edition. Ini seperti memiliki rumah pribadi di dalam kawasan elit. Anda memiliki kontrol penuh atas lingkungan single-tenant Anda, bisa merenovasi interior (modifikasi kode) sesuai keinginan, namun tetap menikmati layanan keamanan kawasan.

2. Ekosistem Pendukung

Keduanya menyertakan SAP Business Technology Platform (BTP) sebagai enabler inovasi.

  • Di GROW, BTP sangat krusial karena Anda tidak boleh mengotak-atik inti ERP (clean core). Semua kustomisasi atau aplikasi tambahan wajib dibangun di atas BTP (“side-by-side extensibility“).
  • Di RISE, selain BTP, Anda juga mendapatkan akses ke Signavio untuk analisis dan pembenahan proses bisnis yang mendalam, serta SAP Business Network untuk konektivitas rantai pasok global.

Sudut Pandang Strategis: Kapan Harus Memilih?

Pilih GROW with SAP jika:

  • Anda adalah CEO perusahaan berkembang yang ingin sistem ERP kelas dunia tanpa beban infrastruktur IT yang berat.
  • Anda ingin menekan biaya operasional dengan model berlangganan yang predictable.
  • Tim Anda bersedia mengubah cara kerja mengikuti standar global (fit-to-standard) daripada memaksa sistem mengikuti cara kerja lama.

Pilih RISE with SAP jika:

  • Anda adalah CIO perusahaan multinasional dengan sistem ERP on-premise (seperti ECC 6.0) yang sudah dimodifikasi berat selama 15 tahun terakhir.
  • Bisnis Anda memiliki regulasi data yang sangat ketat atau kebutuhan industri spesifik yang tidak tersedia di versi standar.
  • Anda membutuhkan transisi bertahap ke cloud tanpa gangguan operasional besar (Big Bang approach terlalu berisiko).

Analogi Bisnis: Menggunakan GROW with SAP itu seperti membeli setelan jas designer siap pakai (Prêt-à-Porter); cepat, bergaya, dan pas untuk tubuh standar. Sementara RISE with SAP adalah mendatangi penjahit bespoke di Savile Row; butuh waktu pengukuran dan penyesuaian, namun hasilnya akan membalut uniknya postur bisnis Anda dengan sempurna.

Kesimpulan: Transformasi Bukan Sekadar Teknologi

Di tahun 2026 ini, perdebatan bukan lagi tentang “apakah harus pindah ke cloud?”, melainkan “jalan mana yang paling efisien?”. Kesalahan terbesar C-Level adalah memaksakan solusi GROW pada organisasi yang kompleks (mengakibatkan gap fungsional) atau menggunakan RISE untuk organisasi yang sederhana (mengakibatkan over-engineering dan biaya tinggi).

Keputusan ini membutuhkan visi yang jernih dan mitra implementasi yang tidak hanya mengerti teknis, tetapi juga memahami nuansa bisnis lokal dan global.

Apakah organisasi Anda siap untuk bertumbuh cepat atau siap untuk bangkit melakukan transformasi total? Apapun pilihan strategis Anda, pastikan Anda didampingi oleh ahli yang tepat. Diskusikan peta jalan transformasi digital perusahaan Anda bersama konsultan berpengalaman dari SOLTIUS hari ini untuk memastikan investasi teknologi Anda menghasilkan ROI yang nyata.

List Blog Keren Rajabacklink

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *